Milea, Suara dari Dilan (Review Buku)

09.41 Dea Maesita 13 Comments


Penulis : Pidi Baiq
Penerbit : Pastel Books (Mizan)
Genre : Romance
Kategori : Young Adult
Terbit : 2016
Tebal : 360 hlm
Harga : 84.000

“Baik buruk yang aku dapati, hidup ini berwarna. Tiap warna, masing-masing memiliki nilai tambah. Aku harus berpikir pada hal-hal yang aku suka kalau aku ingin menjadi baik pada apa yang aku rasakan” – Dilan.
Tentang Buku
Sama seperti dua novel sebelumnya, buku ini masih bercerita tentang kisah asmara antara Milea dan Dilan ketika duduk di bangku SMA sampai kuliah pada tahun sembilan puluhan di Bandung. Perbedaannya, jika pada “Dia adalah Dilanku Tahun 1990” (Novel pertama) dan “Dia adalah Dilanku Tahun 1991” (Novel ke-dua) ditulis dari sudut pandang Milea, novel ke-tiga ini diceritakan berdasarkan sudut pandang dari Dilan. 
Membaca buku ini semacam melihat kehidupan nyata di depan saya: memahami realita dari dua sudut pandang, laki-laki  dan perempuan. Sehari-harinya saya sendiri hampir selalu jadi orang yang tak memihak. Netral. Mendengarkan cerita dari pihak satu, lalu mendengarkan cerita dari pihak yang lainnya tanpa harus membenarkan dan menyalahkan siapa. Melalui serial novel Dilan yang ditulis oleh Pidi Baiq ini, saya maupun semua pembaca setia ketiga novel Dilan ini seakan memperoleh keadilan untuk mendengarkan kata hati dari pihak Dilan dan juga dari pihak Milea. Menyenangkan ketika rasa empati kita seakan dipermainkan untuk menjadi Dilan dan juga Milea. Menjadi Milea yang dengan segala kekhawatirannya, kerinduannya, kepeduliannya, dan ketenarannya pada buku pertama dan ke-dua. Lalu menjadi Dilan dengan segala kecuekannya, keusilannya, dan kepedihannya pada buku ke-tiga. 
Membaca novel “Milea Suara Dari Dilan” ini membuat saya tak se-berbunga-bunga ketika membaca novelnya yang pertama (Mungkin efek setelah membaca buku ke-duanya yang berakhir dengan sedih). Buku ini juga mengungkap kegiatan-kegiatan apa yang dilakukan Dilan sehari-hari. Ketika dia ngeband sampai tengah malam untuk mengobati patah hati, ketika dia menghabiskan waktu dengan membaca buku untuk melawan rindu. Walaupun ada beberapa bagian awal buku yang memberikan flashback sehingga kita seakan-akan membaca hal yang sama pada novel sebelumnya, tapi ada beberapa part di tengah s.d. akhirnya yang menceritakan hal-hal yang tak pernah dibahas sebelumnya. Seperti ketika Dilan mendaftar kuliah di Jogja dan bagaimana ia merindukan Milea selama di perjalanan Jakarta-Jogja. Kereta api memang selalu bisa membuat perindu jadi makin tersiksa ya? *maaf curhat* Serta terungkap juga siapa wanita yang menemani Dilan di pemakaman, yang membuat Milea menjadi pupus untuk meraih cintanya kembali dari Dilan. Jeng jeng! I’m not gonna tell you, though! :p 
Saya bahkan tidak tahu mengapa saya begitu menyukai buku ini, sampai dengan relanya menyisihkan uang jajan untuk memesan PO-nya. Ajaib memang. Kasusnya hampir mirip ketika saya menyukai AADC (Ada Apa Dengan Cinta). Ceritanya klise, bercerita tentang kisah-kasih anak SMA. Udah, gitu aja. Namun entah faktor X apa yang membuat saya rela menontonnya berulang kali. 
Tentang CD
Saya sendiri membeli buku ini secara PO di salah satu toko buku online di Bandung seharga Rp. 84.000 (Buku + TTD + CD) dengan ongkir ke Jakarta Rp. 10.000. Sempat kecewa sih karena jadwal pengiriman mundur (yang seharusnya tanggal 16 Agustus seingat saya), menjadi 29 Agustus 2016. Namun setelah menyelidiki di postingan-postingan instagramnya Penerbit Mizan, terjawab sudah mengapa bisa terjadi keterlambatan. Penjualan PO-nya membludak! Tak hanya digelar secara resmi oleh Penerbit Mizan, ada juga beberapa toko buku online bahkan e-commerce yang membuka PO-nya. Tapi semua kekecewaan itu terobati ketika tepat pada 29 Agustus 2016 kemarin bukunya sampai ke tangan saya!
Oya, bonus CD-nya berisi enam lagu yang sendu-sendu:
1. Voor Dilan #1: Kamulah Mauku
2. Voor Dilan #II: Itu Akan Selalu
3. Voor Dilan #III: Dulu Kita Masih Remaja
4. Voor Dilan #IV: Kaulah Ahlinya Bagiku
5. Voor Dilan #V: Di Mana Kamu
6. Voor Dilan #VI: Kemudian Ini
Kalau nggak salah, di youtube juga ada sih video klipnya. Lagu-lagunya yang sendu bikin kita jadi flashback semua kenangan antara Dilan dan Milea. 
Ada yang udah baca? Gimana pendapat kalian tentang buku ini?
Buat yang belum baca, selamat penasaran yhaa~

You Might Also Like

13 komentar:

  1. Entah kenapa, aku sangat sukaaaa sekali dengan serial Dilan ini. Seolah-olah Dilan memang benar ada, dan mirip sekali dengan seseorang di kehidupanku.
    Mungkin aku pembaca terlebaynya Surayah, tapi sungguh aku beneran cinta dan mau Dilan hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi tau isi pikiran cowo yaa :D

      Beda banget sih emang dari segi Milea dan dari segi Dilan

      Hapus
  2. Gue tau ketiga karya ayah pidi ini dari twitternya. Karena gue follow twitter beliau. Sempet pengin banget baca dari buku pertama, tapi selalu teralihkan. Sampe-sampe sekarang malah ngebet pengin baca ketiga bukunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa aku taunya juga dari Twitter, secara do'i hits banget udah dari bertahun-tahun yg lalu :D

      Tapi sempet tau dari rekomendasi temen juga sih

      Hapus
  3. Sudah baca Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 dan sekarang sedang menyelesaikan Milea: Suara Dari Dilan. Novel kedua belum siap baca pas dengar kejadian itu, nggak ah, cukup tau aja hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ih nggapapa baca ajaa :D

      Kadang emang susah sih buat nerima kenyataan kalo endingnya pahit. Padahal cuma fiksi yaa, tapi ikutan baper juga kalau endingnya sedih

      Hapus
  4. Belum kesampean beli novelnya. Temen udah punya asa beda kalau baca tapi minjem punya temen :((

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya beda sih emang. Lebih puas baca kalo bukunya punya sendiri :D

      Kadang walaupun udah pinjem punya temen, ujung-ujungnya beli sendiri. Ya nggak? :p

      Hapus
  5. Keren nih novel udah baca tapi blom tamat hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi takut baca endingnya ya? :p

      Hapus
  6. Kak alamt toko buku online nya apa yah? Mau cari tpi yg msih ad cd nya susah bgt :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sowryy baru buka blog lagi :(

      dulu aku beli di mizanstore.com
      Iyah CD-nya tuh khusus buat yg Pre-Order. Udah ngga ada lagi kayaknya. Atau bisa tanya ke penerbitnya coba

      Hapus
  7. Diapdet doong blognyah~

    Tertanda,
    Pembaca setia whatsapp dari pemilik blog ini.

    BalasHapus