Pathetic Envy

10.33 Dea Maesita 0 Comments

Kayu yang bercabang itu bernama ranting. Semua orang juga tahu itu. 
Ranting di depan jendela kamarku berwarna abu-abu. Tempat dimana burung-burung kecil hinggap sebentar karena rindu. Rindu akan rasanya melepas lelah setelah lama terbang jauh. Daun-daunnya yang sudah kering dan berwarna kecoklatan  membuat mereka tak lama-lama bertahan. Ranting abu-abu pun kembali sayu.

Di sebelah baratnya, bernaunglah pohon mangga yang gagah. Dengan ranting yang jauh lebih hijau dan daunnya lebar merekah. Tapi tak satupun pernah terlihat ada burung yang bertengger disana. Bagaimana bisa? Ranting hijau menunduk malu.

"Di dunia ini, sekarang, dipenuhi oleh makhluk-makhluk yang kurang bersyukur. Orang miskin iri dengan orang kaya. Orang kaya iri dengan orang miskin. Orang jelek iri dengan orang cantik. Dan orang cantik iri dengan orang jelek. Bahhh! apa itu!", sindiran pohon rambutan mengalahkan ego mereka. 

Betapapun berbedanya mereka, ada dua kesamaan yang mereka lupakan. Yang pertama, ranting akan selalu tetap tumbuh, dan kedua, mereka makhluk ciptaan Tuhan.


pic taken from: jendela inspirasiku






0 comments:

Handmade Postcards by Me

11.58 Dea Maesita 0 Comments

Hi Folks! Kali ini aku akan bercerita tentang kartupos buatanku. 
Akhir-akhir ini aku emang lagi seneng-senengnya mbikin kartupos buat dikirim ke teman-teman di komunitas cardtopost. Dan aku-pun berhasil merekrut Ivon, tetangga kamar kosku untuk bergabung. Yayy!

Aku mengerjakan semua ini di kosan. Pindah-pindah sih, kadang di kamarku sendiri, kadang di kamarnya Mbak Novi, dan Kadang di kamarnya Ivon, hihihi. Sebenernya sih mungkin lebih asik kalau mbikin kartuposnya di kafe yang tenang gitu sambil minum capucinno latte, tapi berhubung lagi berhemat, ya apa daya. Beruntungnya ada lagu ajaib yang bisa merubah suasana kosan menjadi suasana seperti di kafe. Yup! Soundcloud-nya Kak Rendy Pandugo yang coveran "Falling in Love at A Coffee Shop" ini berhasil membuat tempat apapun berubah menjadi coffee shop. 
Nggak percaya? Yuk dengarkan disini Play Falling in love at a coffee shop (rendypandugo).
Selain kak rendy, aku juga nemu coverannya Kak Putu aditya, lagunya sama sih, tapi judulnya agak beda, jadi bingung judulnya yang bener tu yang mana xD , dengarkan disini! Play Falling in Love at The Coffee Shop



Intip gimana aku membuat kartupos-kartupos ini yuk ...

Siapin dulu bahan-bahannya...

Sketch pake spidol hitam

Warnain pake tinta timbul (bagian yang paling membutuhkan ketelitian)

Taraaa! ini hasilnya yg udah selesai ^^


Beli perangko @2500 , Kata mbak-mbak petugas kantorpos, kartuposku ini bakalan nyampe di Jogja, Bandung, dan Jakarta dalam waktu kurang lebih 1 minggu :)

Tempel perangkonya (pic taken at Kantor Pos Banjarsari, Tembalang, Semarang)

Masukin kartu pos-nya ke plastik transparan yang udah ada lem perekatnya.
Biar begitu nyampe sana, kartuposnya enggak kucel :)
(pic taken at Kantor Pos Banjarsari, Tembalang, Semarang)











0 comments:

Kartuposberantai

10.40 Dea Maesita 0 Comments

" Mari berkirim CARDto nanti POSTi dibalas!!!! "


itu adalah quote yang menjadi salah satu tagline dari cardtopost, sebuah komunitas yang menjadi wadah bagi sesama penggemar hobi postcrossing yang ada di Indonesia. Nggak percaya? Cek aja keseruannya di www.cardtopost.blogspot.com dan follow juga twitternya di @cardtopost



Sebenernya udah cukup lama juga sih join di komunitas ini semenjak Maret 2012 kemarin, tapi baru-baru ini aja aku aktif berkirim kartuposnya. Bukan hanya sekedar hobi dan menemukan teman baru, berkat komunitas ini, aku juga menemukan teman lamaku yang aku kenal di Creative Writing Room's Future Leader Summit yaitu Si fanniy 






Jadi ceritanya, aku ikutan salah satu projectnya cardtopost yaitu #Kartuposberantai . Disitu aku jadi peserta ke-dua. Disitu, aku bertugas untuk melanjutkan cerita yang udah dibuat sama Teteh Kane . 

Agak bingung juga sih mau mbikin lanjutannya kayak gimana, soalnya ceritanya harus ber-tema-kan tentang kanak-kanak. Dan karena terinspirasi oleh novel dan film perahu kertas-nya Mbak Dee, ahasil ceritanya agak mirip sama ceritanya perahu kertas. Bedanya, kalau Kugy di perahu kertas hobinya nge-larung surat yang dilipat-lipat jadi perahu kertas ketika dia sedang galau, di cerita ini tokohnya mempunyai kebiasaan menulis surat, dan menyimpannya di kotak warna jingga yang disimpan secara rahasia di padang ilalang hanya ketika hari sedang hujan. 


Kata admin-nya, rencananya kartuposberantai ini akan dipamerkan di acara SocMedFest, tapi ternyata belum ada satu tim-pun yang mengirimkan kembali kartuposberantai-nya, hiks.








 Akupun juga udah penasaran sama ending cerita yang aku buat sama Teh Kane. Semoga kartupos kami selamat Ya Allah *pray*



Dan ini adalah Kartuposberantai tim kami yang belum ada endingnya, karena masih menunggu peserta ke-tiga melanjutkan menulis ceritanya.


Yayy! 

:) )



0 comments:

#RandomThinking Helm Proyek itu

08.16 Dea Maesita 0 Comments

Dan sebuah benda sial yang menjadi topik #randomthinking kali ini adalah seonggok helm proyek berwarna putih milik Ayuk, teman satu kosku Hehehe

Disadari ataupun enggak, semester ini aku jadi anak kos beneran, dimana sebagian besar waktu aku habiskan di kosan. Dan semenjak itu, terciptalah banyak dialog random antara aku dengan teman-teman KOSBUNIN (Baca: Kos Bu Ninik) lainnya.

Jumat siang identik dengan cuaca yang panas, namun tidak untuk kali ini. Aku dan Mbak Novi duduk di ruang tengah sambil menikmati mendung gelap dari pintu kosan yang terbuka lebar. Aku duduk berhadapan dengan meja makan yang kosong, Hanya ada seonggok helm proyek berwarna putih milik Ayuk, seorang mahasiswi teknik sipil. Dan kemudian, tercipatalah diskusi sok tahu yang berlangsung antara mahasiswi jurusan administrasi publik dan seorang mahasiswi jurusan biologi ini.

Diskusi pun dimulai...

Aku                 : Mbak, tahu nggak, kenapa kontraktor dan pekerja bangunan harus pake helm ini?
Mbak Novi     : Yaa biar nggak sakit kali kalo kena kerikil, terus kejatohan batu bata dari atas.
Aku                 :  Tapi nih yaa.. ini bentuknya kayak helm cakil gini. (helm cakil : istilah bahasa Jawa yang
                          menyebut helm tidak standart).
Mbak Novi     : Emm... *sambilmikir* ya biar nggak berat gitu dipakenya.
Aku                 : Terus terus.. ini tuh yaa helm proyeknya Ayuk masak nggak bisa di-kaitin sampe bunyinya
                         Klik! Kayak di iklan-iklan yang di-kampanyekan sama Pak Polisi gitu Mbak..
Mbak Novi   : Yaaa kalo pake helm motor kayak gini *sambil nunjukin helm INK punya Denok* ntar
                         dikira maling helm kali Dee...
Aku                : Hahahaha xD

Dan sampe sekarang aku masih kepikiran tentang hal itu. Emang sih ya, lebih baik bertanya kepada ahlinya. Kalo mau tanya ke mbak novi sih mending tanya tentang sex education aja, jangan tanya tentang helm proyek segala gitu. *digeplak mbak novi*

Illustration picked from kres.peachschools.org


0 comments: