#Essai 3 : RTC Djarum 2010 (13-07-10)

16.06 Dea Maesita 1 Comments

SURVEY KESUKSESAN PENGUSAHA
  PABRIK JENANG MATAHARI, KUDUS

Ditulis oleh : Dea Martha Maesita

sebagai kelengkapan syarat seleksi untuk mengikuti pelatihan Djarum Road To Campus

Kudus merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang mempunyai berbagai macam industri di dalamnya. Selain industri rokok yang sudah terkenal pada skala internasional, kota Kudus juga tersohor dengan usaha kuliner, diantaranya soto kudus dan jenang kudus. Sampai tahun ini diperkirakan ada sekitar 40 pabrik usaha jenang yang terdapat di kota Kudus, 85% nya merupakan usaha mikro yang berskala kecil dan 15% nya merupakan skala menengah dan besar.
Pabrik Jenang matahari merupakan salah satu pabrik jenang berskala menengah yang dimiliki oleh bapak A. Imam Sutiyo, yang terletak di desa Temulus kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Pak Sutiyo mulai merintis usaha tersebut pada tahun 1992. Pada awalnya beliau bekerjasama dengan kakaknya, Ny. Saripah untuk mendirikan PJ Matahari dengan modal awal yang diperoleh dari bank BRI.  Namun, sekarang Ny. Saripah mendirikan pabrik jenang sendiri dengan nama PJ Garuda.
Dahulunya, Pak Sutiyo bekerja sebagai karyawan di salah satu pabrik jenang yang terkenal di kota Kudus yaitu Pabrik Jenang 33. Akan tetapi, setelah menikah, beliau memutuskan untuk keluar dari pabrik tersebut dan mendirikan usaha sendiri, yang telah mendapat ijin dari atasannya. Berbekal dari keterampilannya selama menjadi karyawan di pabrik jenang 33, sekarang Pak Sutiyo telah menjadi pengusaha yang sukses.   
Saat ini, PJ Matahari mempunyai 25 pegawai yang terdiri dari 4 orang tenaga memasak, 11 orang tenaga pembungkusan, 2 orang tenaga pengepakan, dan 6 orang tenaga distribusi. Bahan-bahan untuk membuat jenang yang berupa kelapa, gula pasir, tepung beras ketan dll diperoleh dari tengkulak yang secara rutin menyetor ke pabrik pak Sutiyo. pada awal berdirinya usaha, beliau memproduksi jenang masih menggunakan cara manual. Mulai tahun 2005, beliau mulai memproduksi jenang dengan menggunakan mesin. Mesin tersebut menggunakan energi  kayu bakar dan minyak tanah.
PJ Matahari mempunyai beberapa merk dan beranekaragam rasa. Beberapa merk jenang yang diproduksi diantaranya yaitu: Madinah, Madona, Mabruroh, Jenang Temulus dan Jenang Matahari. Sedangkan varian rasanya yaitu: kelapa muda, durian, mocca, nangka, susu pandan, dodol tape, susu, kacang, dan inovasi rasa yang terbaru yaitu jenang rasa pisang.
Dalam menjalani usahanya, beberapa kendalapun seringkali dihadapi. Diantaranya yaitu masalah kenaikan bahan baku yang sering terjadi, mengakibatkan harga jenang menjadi semakin tinggi. Selain itu, bahan bakar minyak tanah yang digunakan dalam proses produksi semakin sulit untuk diperoleh. Namun semua itu dapat dilalui pak Sutiyo dengan baik.
Saat ini target pemasaran produk jenang Matahari sudah tersebar dibeberapa kota. Selain memasarkan di Toko pusat oleh-oleh yang terdapat di kota Kudus, PJ Matahari juga mulai mendistribusikan produknya ke beberapa kota di Jawa Timur seperti Tuban, Ngawi, Kediri dll. Khusus pada momen lebaran, PJ Matahari juga mendistribusikan produknya melalui paket-paket yang dikirim ke Sumatra dan Bali. Omset yang didapat pak Sutiyo sekarang sudah mencapai 150 juta per bulan.
                                                                        

You Might Also Like

1 komentar:

  1. Makin sukses untuk websitenya, kami akan selalu mengikuti dan hadir sebagai sahabat yang baik. Terimakasih banyak, pak/bu

    BalasHapus